Senin, 01 Oktober 2018

Keluhanmu Hanya akan Bikin Semesta Semakin Memperburuk Harimu

Jangan mengeluh

[OPINI] Keluhanmu Hanya akan Bikin Semesta Semakin Memperburuk Harimu


Percaya atau tidak, kehidupan ini akan berjalan sesuai dengan apa yang kita pikirkan dan kita prasangkakan. Jika kita berpikir hal-hal yang baik, maka hal-hal baik itulah yang akan kita dapat. Sebaliknya, jika kita berpikir hal-hal buruk, maka hal-hal buruk itu pula lah yang akan kita dapatkan. Itulah mengapa kita perlu untuk selalu berpikir positif: agar kehidupan kita berjalan sesuai dengan apa yang kita yakini baik untuk kita. Kita harus benar-benar pandai dalam memilih dan memilah hal-hal yang kita inginkan dan kita yang kita pikirkan. Karena ketika kita memikirkan sesuatu, seluruh alam semesta akan bersekongkol untuk mewujudkannya. Perhakah kalian merasa hari kalian sangat baik dari pagi hingga malam, hanya karena sewaktu bangun tidur kalian mendapatkan kabar gembira? Atau, pernahkah kalian merasa sial sepanjang hari, hanya karena sewaktu bangun tidur kita meruntuki kesialan pagi kita yang sebenarnya sangat sepele? Itulah kekuatan semesta, yang akan menjawab pikiran kita dengan caranya sendiri.
Maka, jangan biasakan mengeluh. Hentikan kebiasaan untuk meruntuk, apalagi berkata kotor. Ketika menghadapi hari-hari yang tidak baik, kita tetap tidak boleh berpikir negatif. Seburuk apapun hari yang sedang berjalan, jangan pernah meruntuk dan mengeluh dengan apa yang sedang terjadi. Setiap hari memang tidak selalu menjadi hari yang baik, namun kita harus percaya bahwa pasti ada kebaikan dalam setiap harinya. Kita perlu pintar mencari celah untuk bersyukur dengan nikmat yang kita terima setiap harinya, sekalipun hari yang kita lalui itu adalah hari terburuk atau hari tersial kita. Jangan sekali-kali mengeluh dengan musibah atau kegagalan yang sedang menimpa kita, karena pikiran negatif tidak akan pernah membawa kita kepada jalan yang positif.



sumber : https://www.idntimes.com/opinion/social/elsa-fitria-bena-1/opini-keluhanmu-hanya-akan-bikin-semesta-semakin-memperburuk-harimu-c1c2

9 Kebiasaan Sosial Yang Harus Berhenti Kamu Pelihara, Sebelum Orang Malas Berinteraksi Denganmu

Setiap harinya kita semua pasti harus berinteraksi satu sama lain. Baik dalam pekerjaanmu atau sekedar jalan-jalan sore di kompleks, kamu seringkali tidak bisa menghindari percakapan kecil dengan rekan kerja atau satpam kompleks. Dari pengalaman hidup manusia yang tidak bisa lepas dari interaksi sosial tersebut, kamu pasti menyadari berbagai perilaku orang ketika sedang bercakap-cakap. Ada yang kamu sukai, tapi pasti ada juga yang membuatmu malas bertatap muka dengan mereka.
Memang lebih gampang menemukan kebiasaan buruk orang lain, tanpa menyadari kalau kamu sendiri juga sering melakukan hal yang sama. Kebiasaan-kebiasaan buruk itu juga pasti akan membuat orang lain malas untuk berinteraksi denganmu. Maka dari itu, kenalilah dulu kebiasaan burukmu di bawah ini, lalu sadarilah bahwa tidak ada waktu yang lebih baik untuk berhenti melakukan kebiasaan tersebut selain saat ini juga.

1. Stop Mencari Perhatian Dengan Mengeluh Sepanjang Waktu

pCateBlanchett40
Curhatannya jangan yang cuma bikin cemberut dong, bagi-bagi cerita yang bikin ketawa juga.
Bisa dapat mencurahkan segala kegundahan hati kepada orang-orang terkasih di penghujung hari, memang merupakan salah satu kenikmatan hidup yang tidak terkira. Tapi jangan terbiasa hanya mengisi pembicaraan kalian dengan keluh kesah dan ketidakpuasanmu dalam hidup, bisa-bisa mereka merasa hanya menjadi tempat pembuangan segala masalahmu. Ingatlah untuk juga berbagi kabar baik dan segala kemajuan yang telah kamu capai hari itu. Tentu saja untuk  juga mendengarkan keluh kesah mereka sebagaimana mereka mau mendengarkanmu.
Dari waktu ke waktu, semua orang memang membutuhkan seseorang untuk mendengarkan dan berbagi kesulitan hidupnya. Tapi kalau terus menerus mencoba menarik perhatian sahabatmu hanya dengan kepelikan hidupmu, kamu justru akan membuat ‘pendengar setiamu’ menganggap bahwa bantuan mereka selama ini tidak pernah berguna. Karena hidupmu masih saja dipenuhi masalah. Dengan mengeluh sepanjang waktu, kamu juga hanya akan merasa lebih pesimis dalam menghadapi hidup.
Ingatlah bahwa beban memang akan jauh lebih ringan jika dipikul bersama tapi kebahagiaan juga akan berlipat-lipat ganda jika kamu membagi-baginya. Jadi, jangan hanya membagi bebanmu terus-menerus, bagi juga kebahagiaanmu agar berlipat ganda.

2. Berpartisipasilah Dalam Percakapan Yang Sesungguhnya. Jangan Terlalu Sibuk Dengan Pikiranmu Sendiri

17xi4vk8mf01ojpg
halo..?? ada orang gak ya di situ?
Apakah kamu pernah berada dalam sebuah percakapan dengan seseorang tapi sebenarnya kamu juga sibuk memiliki percakapan dengan dirimu sediri di dalam kepalamu?
Gebetan yang ingin kamu buat terpesona: Eh, kalau kemarin kamu nonton ……*lama-lama tidak terdengar
Kamu: (bilang apa ya supaya kedengaran keren…)
dalam pikiran  : (apa bilang aja udah nonton Breaking Bad,,tapi belum selesai nontonnya)
masih dalam pikiran: (tapi lebih keren bilang Orange is The New Black gak sih..kan lebih baru) 
* masih jauh dalam pikiran
Gebetan yang terus ngomong karena dikira kamu ndengerin : …..iya gak sih? *cuma terakhirnya doang yang kedengaran
Kamu : ……hah apa-apa? *panik karena kesibukan mikir sendiri
Meskipun memang baik untuk mempertimbangkan segala hal yang akan kamu ucapkan, tapi jangan sampai kamu justru kehilangan fokus dalam pembicaraan yang sebenarnya. Lawan bicaramu juga pasti tersinggung dan merasa tidak dihargai jika kamu tidak benar-benar hadir dalam pembicaraan kalian. Karena sesungguhnya ketika kamu sibuk mengatur jawaban-jawaban dalam pikiranmu, kamu hanya akan mengikuti setengah dari pembicaraan yang sesungguhnya.

3. Saat Bicara, Selalu Tatap Mata Lawan Bicaramu. Mereka Juga Layak Mendapatkan Perhatianmu Secara Penuh

Woman ignoring a man
Iya kok aku denger, aku denger 
Meskipun kamu memiliki kemampuan multitasking yang bisa dibanggakan, tapi berbicara dengan seseorang tidak seharusnya masuk dalam daftar hal-hal yang bisa kamu sambi. Pada hakikatnya, pembicaran selalu berlangsung paling tidak secara dua arah. Kalau kamu tidak berbicara, ya berarti giliranmu untuk mendengarkan. Jadi kamu tidak memiliki waktu di antara untuk melakukan hal lain.
Jika bersikeras melakukan hal lain, kamu pasti tidak akan bisa mengikuti pembicaraan secara optimal. Mata adalah instrumen percakapan yang tidak kalah pentingnya dengan mulutmu. Jika tidak bisa melihat ekspresimu, bisa-bisa lawan bicaramu menyangka kamu marah karena nada suaramu naik ketika terburu-buru menyelesaikan tulisanmu di laptop. Lagipula jika terlalu sibuk melakukan hal lain, kamu juga pasti akan kesulitan mendengar perkataan lawan bicaramu.
Sesabar apapun lawan bicaramu, pasti dia akan lebih memilih berbincang denganmu ketika kamu benar-benar mendengarkannya. Jadi jika kamu memang ingin berbicara dengan seseorang, hentikanlah sebentar apapun yang sedang kamu kerjakan. Jika memang tidak memiliki waktu, kamu harus jujur dan menjadwalkan pembicaraan di lain waktu.

4. Kalau Kamu Bisa Fokus Pada Teman Kuliah Atau Bos Di Kantor, Kenapa Justru Mengacuhkan Orang-Orang Terdekatmu?

o-CELL-PHONE-IGNORING-facebook
Walau sibuk urusan kantor, penting juga lho punya pembicaraan berkualitas dengan pasangan
Jika sedang bercakap-cakap dengan senior atau bosmu di kantor, kamu pasti akan menaruh perhatian 100% kepada apa yang mereka katakan. Takut-takut kalau salah dengar nanti disemprot. Begitu juga dengan orang yang baru kamu kenal. Kamu akan mencoba sebaik mungkin agar mereka tidak mendapatkan kesan yang salah atau buruk tentangmu. Tapi bagaimana percakapanmu dengan orang-orang terdekat yang membuatmu paling nyaman?

Tanpa disadari justru karena kenyamanan tersebut, kamu jadi malas mendengarkan omelan ibumu di pagi hari atau ‘kicauan’ adikmu di malam hari. Mungkin kemalasan tersebut juga berasal dari pemikiran bahwa kamu sudah mengenal mereka dengan sangat baik. Jadi tidak mendengarkan secara baik pun, kamu sudah tahu maksud omelan atau kicauan mereka.
Ini adalah kebiasaan yang sangat buruk untuk hubunganmu dengan orang-orang paling penting dalam kehidupanmu. Jika kamu memang menyayangi mereka, berikanlah mereka bentuk kasih sayang tertinggi untuk selalu didengarkan dan dimengerti. Ingatlah, walaupun bos, senior, atau teman barumu memang memiliki kebutuhan untuk didengarkan secara seksama, orang-orang terkasihmu-lah yang akan terus ada untuk mendengarkanmu selamanya.

5. Mengharapkan Pujian Yang Tiada Henti

portrait-blonde-girl-look-hd-wallpaper
Ah.. masa sih aku secantik itu? 
Bedakanlah sikap rendah hati yang sesungguhnya dengan sengaja merendah karena ingin mendengarkan pujian lebih lanjut.
A : wah kamu cantik banget!! (setelah melihat penampilan beda B yang jelas-jelas dari salon)
B : masa sih..? hari ini aku mandi aja gak sempat (*mode merendah tapi bohong)
A : wah…..( tahu sih sebenarnya diharapkan ngomong apa,tapi..)
B : …….(* matanya masih berharap)
A : kamu gak mandi aja cantik (akhirnya nyerah)
Perkataan yang dari luar terdengar merendah tapi sebenarnya berisi harapan untuk pujian lanjutan itu justru akan membuat kamu jadi tidak menarik. Pujian awal yang secara tulus diberikan oleh orang tersebut juga akan tercemari oleh kebiasaan buruk itu. Setelah mengetahui kebiasaan tersebut, orang nantinya akan malas untuk memujimu kembali walaupun sebenarnya kamu layak mendapatkan pujian itu.

6. Atau Membuat Orang Lain Terus Mengulang Pujian Yang Mereka Berikan Kepadamu

c36acaa2dd2d616507974f32e28581af
Udah dibisikin berapa kali juga masih gak percaya kalau dia cantik 
Langsung menyetujui pujian yang diberikan kepadamu dengan ucapan seperti ”terimakasih” ,terkadang merupakan bentuk kesopanan terbaik yang bisa kamu tunjukan. Daripada malu-malu menyanggah atau merendah, kamu  justru secara tidak langsung memaksa orang tersebut untuk terus mengulang pujiannya.
A : bagus banget sih tulisan tanganmu 
B : ah masa sih? 
A : beneran deh, belum pernah aku lihat tulisan yang kayak gini
B : gak segitunya kali, ada-ada aja
A : beneran kali bagus..
B : masa iya sih?
A : (tinggal ngangguk-ngangguk doang)
Kamu seringkali tidak sadar bahwa orang yang memujimu juga justru akan lebih menghargai ucapan sesederhana ‘terimakasih’. Itu artinya kamu telah menghargai perhatian yang dia berikan dengan menyetujui sudut pandangnya terhadap kamu. Jangan memaksa, baik sengaja atau tidak, untuk terus mengulangi pujian yang sama kepadamu.

7. Memotong Pembicaraan Orang Lain

business-conversation
Pembicaraan jadi gak enak kalau kamu tiba-tiba nyela
Secara tiba-tiba menyela pembicaraan orang lain yang belum selesai, merupakan tanda bahwa kamu lebih mendahulukan pemikiranmu di atas pendapat lawan bicaramu. Padahal, prinsip utama dari percakapan adalah dialog bukan ceramah. Jadi kamu harus memberikan lawan bicaramu kesempatan yang sama seperti halnya kamu ingin didengarkan.
Biasanya, kamu akan memotong pembicaraan karena teringat poin penting yang kamu rasa harus disampaikan segera. Tapi ingatlah bahwa sebesar keinginanmu berbagai ide baru tersebut, lawan bicaramu juga sedang menyampaikan hal yang penting baginya. Jadi jika kamu tidak bisa membuat catatan mental untuk menyampaikan ide tersebut nanti setelah dia selesai berbicara, buat saja catatan beneran di atas kertas.

8. Merusak Motivasi Dan Semangat Temanmu Mengejar Mimpinya Dengan Perilakumu Yang Tidak Mendukung

girl_with_angel_wings-wallpaper-1366x768
Bisa-bisa temanmu patah arang gara-gara kamu gak memberikan dukunganmu
Sebelum kamu memberi nasihat atau pendapat kepada sahabatmu, kamu harus benar-benar mempertimbangkan pentingnya dukunganmu dalam masalah tersebut. Walaupun kamu tidak setuju dengan rencana atau prinsipnya, ungkapkanlah dengan hati-hati. Berilah dia kritik yang membangun bukan menghancurkan. Apalagi jika hal ini sangat penting bagi sahabatmu.
Ingatlah bahwa akhirnya ini menyangkut kehidupan dan kebahagiaannya, bukan kehidupanmu. Tidak ada gunanya kamu terus bersikeras mengutarakan keberatanmu yang hanya akan terus menciutkan semangat dan kepercayaan dirinya.  Justru setelah mengutarakan pendapatmu dengan jujur, kamu sepatutnya mempercayakan segala keputusan kepada dia dan berharap untuk yang terbaik baginya.

9. Mencoba Untuk Menyenangkan Semua Orang

Annie_Leibovitz_Photoshoot_2009_for_Vogue (1)
cara pakaiannya aja beda-beda, apalagi kepribadiannya 
Jangan pernah mencoba menyenangkan setiap orang yang kamu temui, jika kamu tidak ingin terlihat palsu dan tidak tulus. Karena pada kenyataanya, tidak ada satu orang pun yang bisa memuaskan keinginan tiap orang yang berbeda-beda. Jadi, kamu hanya akan kecapaian mengikuti batas kesopanan atau topik pembahasan yang disukai orang tertentu dan ternyata tidak disukai orang lain. Yang jauh lebih berbahaya adalah kecenderungan bahwa kamu akan kehilangan jati dirimu yang sebenarnya ketika sibuk memuaskan hati orang lain.
Cobalah jujur dan menjadi dirimu yang seutuhnya dalam setiap pembicaraan. Memang tidak semua orang akan menyukaimu karena kepribadian aslimu tidak mungkin akan sesuai dengan semua orang. Tapi itu lebih baik dibandingkan harus memalsukan diri di hadapan semua orang. Lagipula asalkan kamu tidak menyinggung atau menyakiti orang lain, kamu tidak berhutang apapun kepada siapapun.
Nah, coba bercermin dan amati dirimu secara pelan-pelan. Bisa jadi secara tidak sadar kamu sering melakukan hal-hal di atas dalam percakapan sehari-hari. Kebiasaan itu memang susah untuk diubah, tapi pengakuan adalah cara paling baik untuk mengawali perubahan itu. Baru setelah bisa mengakui dan menerima, kamu akan bisa mencoba berhenti melakukannya.


Sumber :
https://www.hipwee.com/motivasi/9-kebiasaan-sosial-yang-harus-berhenti-kamu-pelihara-sekarang-juga/

12 Tanda-tanda Penyakit Alzheimer



Alzheimer merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti karena membuat seseorang lupa akan dirinya sendiri akibat kehilangan memori. Ketahui 12 tanda-tanda penyakit alzheimer.

Ke-12 tanda-tanda penyakit alzheimer yang penting diketahui agar bisa membantu mendiagnosis lebih cepat, yaitu:


Kehilangan memori
Setiap orang mungkin saja melupakan suatu percakapan secara rinci, tapi orang dengan alzheimer akan melupakan apa yang baru saja terjadi atau apa yang baru diucapkannya. Hilangnya ingatan ini tidak konsisten. Orang dengan alzheimer mungkin saja lupa nama anjingnya satu hari dan mengingatnya kembali esok harinya.


Agitasi dan perubahan suasana hati
Orang dengan alzheimer akan tampak cemas dan gelisah, bisa saja ia bergerak terus menerus dan cepat, marah di tempat tertentu atau menjadi terpaku pada detail tertentu. Agitasi merupakan hasil dari rasa takut, bingung, kelelahan dan kewalahan untuk mencoba memahami dunia yang sudah tidak masuk akal menurutnya. Selain itu perubahan suasana hati yang cepat terjadi dan tidak beralasan bisa terjadi.


Gangguan dalam membuat keputusan dan menggunakan uang
Penderita alzheimer akan mulai membuat keputusan yang tampak konyol, tidak bertanggung jawab atau bahkan tidak pantas. Kondisi ini bisa terjadi pada penggunaan pakaian yang salah atau berperilaku seperti masa lalu. Selain itu akan mengalami kesulitan dalam pemikiran abstrak misalnya menggunakan uang, membayar tagihan atau mengelola anggaran.


Kesulitan melakukan tugas-tugas ringan dan berkomunikasi
Penderita akan menghabiskan waktu lebih lama untuk menyelesaikan tugas ringan, yang mungkin dulu bisa dilakukannya berkali-kali. Terkadang penderita kesulitan untuk berkomunikasi, sehingga berhenti ditengah-tengah pembicaraan dan tidak tahu bagaimana melanjutkannya.


Sering lupa
Seringkali lupa dimana ia meletakkan barang seperti kunci mobil atau remote tv, dan secara rutin barang-barang ini ditemukan di tempat yang tidak biasa atau aneh. Selain itu juga mengalami disorientasi waktu dan tempat, seperti lupa tanggal atau bahkan tempat tinggalnya sendiri. Serta kadang lupa apakah dirinya sudah makan atau belum.


Sering mengulangi ucapan atau tindakannya
Sering terjadi pengulangan kata-kata, pernyataan, pertanyaan atau kegiatan merupakan ciri khas dari alzheimer. Terkadang perilaku ini dipicu oleh kecemasan, kebosanan atau takut pada lingkungan, sehingga berupaya untuk mendapatkan kenyamanan, keamanan atau keakraban.


Menarik diri
Alzheimer bisa menajdi penyakit kesepian dan mengisolasi yang dapat mengakibatkan kurangnya minat terhadap kegiatan di sekitar keluarga atau teman-temannya. Hal ini kemungkinan karena penderita merasa malu terhadap perubahan yang terjadi, sehingga cenderung menghindari situasi sosial. Kondisi ini memungkinkannya untuk kehilangan motivasi yang dapat mengarah pada depresi.


Tidak dapat mengenali anggota keluarga dan teman
Orang dengan alzheimer lambat laun hanya akan mengenali nama satu orang saja dan melupakan orang lain, bahkan dirinya sendiri. Nama yang diingat biasanya berhubungan dengan memori masa lalunya.


Kehilangan kemampuan motorik dan sentuhannya
Kondisi ini akan mempengaruhi keterampilan motorik halusnya dan gejala sensoriknya, sehingga mengganggu kemampuan seseorang seperti memakai baju, memencet tombol atau menggunakan sendok garpu dan sering mengalami mati rasa.


Tidak memperhatikan kebersihan dan perawatan tubuh
Seiring berjalannya penyakit tersebut, maka seseorang akan sering lupa menyikat gigi, mandi, ganti pakaian, menggunakan toilet atau bahkan mungkin tidak ingat mengapa seseorang perlu mandi.


Delusi dan paranoia
Pada beberapa orang mungkin akan mengalami kecurigaan yang tampak irasional, misalnya mengalami halusinasi untuk melihat, mendengar, mencium atau merasakan sesuatu yang tidak ada. Kecurigaan yang berlebihan ini bisa membuat seseorang menjadi agresif secara fisik atau verbal.


Bersifat kekanak-kanakan
Para ahli mengungkapkan ada kecenderungan orang dengan alzheimer akan menjadi ketergantungan pada individu tertentu dan akan terus menerus mengikuti orang tersebut seperti layaknya bayangan. Selain itu beberapa tingkah lakunya akan seperti anak-kecil yang tidak bisa sendiri atau minta selalu ditemani bahkan untuk ke kamar mandi.




sumber : https://m.detik.com/health/berita-detikhealth/1456151/12-tanda-tanda-penyakit-alzheimer

7 Fakta yang Tidak Kamu Ketahui Tentang Herpes

Kebanyakan orang mengenal penyakit herpes sebagai penyakit kulit yang disebabkan karena hubungan seksual yang tidak sehat. Walaupun anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah, namun bukan hanya itu yang menjadi penyebab seseorang terjangkit herpes.

Penyakit herpes dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu herpes oral yang disebabkan oleh herpes simplex virus 1, dan herpes genital yang disebabkan oleh herpes simplex virus 2. Kedua herpes ini termasuk penyakit yang menular secara seksual tetapi dengan area infeksi yang berbeda.

Namun, terdapat 7 fakta mengenai herpes yang akan membuatmu terkejut.

  1. Kamu Mungkin Memiliki Herpes
Menurut penelitian statistik yang pernah dirilis oleh World Health Organization, satu dari enam orang memiliki herpes. Perkiraan dari penelitian ini sekitar 67% orang di dunia memiliki HSV-1 atau virus simplex herpes 1 yang mengacu pada herpes oral, tetapi juga termasuk infeksi kelamin. Pada penelitian ini pula, ada beberapa orang yang menderita herpes namun dideteksi lebih dini, sehingga penyakit herpes dapat dengan mudah terobati.

  1. Herpes Tidak Seburuk Itu
Herpes kadang bisa menjadi sangat mengganggu pada orang yang mengalaminya hingga ke beberapa bagian kulit. Namun, kabar baiknya adalah, bahwa genital herpes saat ini hampir tidak ada ancaman sama sekali. Penyakit ini tidak menyebabkan kerusakan fisik. Meski penyakit ini menyebar dan menjadi wabah, Kamu tidak akan merasakan efek samping sama sekali. Faktanya, banyak orang yang menderita herpes selama bertahun-tahun namun tidak pernah menyadarinya.

  1. Wabah yang Menyebar Tidak Hanya Gejala
Pada penyakit herpes, gejalanya sulit ditemukan karena kadang tidak dapat terdeteksi sama sekali atau bahkan tidak terlihat. Tanda-tanda yang sering terjadi pada penderita herpes adalah gejala flu,  gatal, kesemutan, nyeri pada otot, dan nyeri saraf. Selain itu, sinus yang berulang juga dapat menyebabkan bakteri yang mengganggu wanita yang menderita herpes.

  1. Kamu Tidak Akan Tahu Gejalanya
Herpes bisa juga menyebar, namun ada pula yang tetap seperti itu dan tidak menyebar ataupun berkurang. Jika saat Kamu sedang tes darah dan menunjukkan bahwa Kamu memiliki antibodi untuk HSV – 1, yang biasanya menyebabkan herpes oral seperti luka, atau HSV – 2 yang biasanya terjadi di daerah kelamin, hal itu mungkin terjadi karena Kamu pernah memiliki infeksi di masa lalu kemudian tubuh mengembangkan antibodi karena melawan infeksi tersebut.

Virus tersebut akan tetap berada di dalam saraf tubuh dan tidak akan keluar kecuali Kamu melakukan imunosupresi, yang merupakan pengurangan aktivitas atau pengurangan sistem kekebalan tubuh, seperti saat Kamu sedang mengalami stres atau menderita penyakit.

  1. Kamu Dapat Menularkan Herpes Walaupun Tanpa Memiliki Gejalanya
Herpes dapat ditularkan melalui kontak dari kulit ke kulit, bukan melalui darah, atau air liur. Jika Kamu sudah memiliki virusnya, maka Kamu dapat menularkannya dan menginfeksi seseorang. Hal ini dapat membuat Kamu harus berhati-hati jika sedang berkencan dengan seseorang.
Kamu harus membicarakan hal ini dengan orang yang sedang menjalin hubungan denganmu, cepat atau lambat jika tidak ingin menularkan penyakit untuknya. Jangan merasa minder atau malu akan penyakit ini, segera beritahu orang-orang disekelilingmu tentang penyakit yang Kamu derita. Dengan saling bersentuhan saja, Kamu dapat menularkannya, maka hal itu dapat membuat Kamu menjadi orang yang menyebarkan virus herpes bagi orang lain.

  1. Semakin Lama Kamu Terinfeksi Virus, Kecil Kemungkinan Kamu Dapat Menularkannya
Seperti yang diketahui dokter secara umum, seseorang yang baru pertama kali terkena herpes, biasanya dapat menularkan wabah herpes paling mudah dan paling buruk. Namun, perlu diingat bahwa setiap orang memiliki sistem kekebalan tubuh yang berbeda-beda, pada beberapa orang dengan sistem kekebalan tubuh yang baik, diawal terkena virus herpes orang tersebut kemungkinan tidak dapat menularkannya.
Semakin lama tubuh terkena infeksi atau virus herpes, antibodi dalam tubuh akan melawan virus ini sehingga tidak akan mudah menularkannya pada seseorang yang belum pernah terkena herpes

  1. Kamu Dapat Terkena Herpes Selain dari Hubungan Seksual
Seperti yang sudah disebutkan di atas, herpes disebabkan oleh kontak dengan seseorang yang secara aktif bersentuhan. Jika Kamu memiliki HSV-1, penularan dapat dilakukan melalui mulut, karena aktivitas seperti menggunakan gelas yang sama untuk minum. Selain itu, herpes juga bisa ditularkan melalui sex toysatau saling masturbasi, atau bahkan tempat tidur yang sama.

Hal yang perlu diingat jika Kamu mengalami beberapa gejala herpes adalah jangan panik, Kamu dapat berkonsultasi dengan dokter segera untuk penanganan lebih lanjut. Herpes bukanlah penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Terdapat obat yang sudah muncul dalam beberapa dekade terakhir ini yang bisa menangani herpes secara efektif. (AD/WK)





sumber : https://www.google.co.id/amp/s/www.guesehat.com/amp/7-fakta-yang-tidak-kamu-ketahui-tentang-herpes